Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Luar Biasa, Bayi Kembar 5 Dilahirkan Dengan Selamat Oleh Pasutri Asal Cirebon Ini

Sepasang suami-istri asal Cirebon, Jawa Barat, melahirkan bayi kembar 5 di rumah sakit di Jakarta. Bayi tersebut dalam kondisi sehat dan saat ini tengah dilakukan pemulihan untuk berat badan mereka.


Pasutri asal Cirebon lahirkan 5 bayi kembar di Jakarta. (istimewa)
"Lahirannya kemarin, tanggal 10 Januari 2016, jam 00.28 WIB. Istri saya melahirkan 5 bayi, cowok semua," kata Habibi Ahmad Akbar (30), ayah 5 bayi kembar tersebut, saat dihubungi Liputan6.com, Senin (11/1/2016).

Kelahiran 5 bayi kembar ini merupakan kelahiran kedua Lely Solihati (32). Sebelumnya, pasangan suami-istri ini dikarunia anak perempuan yang kini berusia 22 bulan dan diberi nama Shakira Maryam Assyabiya.

Kelahiran anak kedua dari kembar lima ini hanya berselang 3 menit, yaitu pukul 00.31 WIB. Sementara kelahiran anak ketiga sampai kelima hanya berselang satu menit.

"Lahirnya caesar dan sekarang istri saya sedang pemulihan. Alhamdullilah dia sehat," kata Habibi.

Luar Biasa, Bayi Kembar 5 Dilahirkan Dengan Selamat Oleh Pasutri Asal Cirebon Ini

Pasutri asal Cirebon lahirkan 5 bayi kembar di Jakarta. (istimewa)
Sementara untuk kelima bayi tersebut saat ini berada di ruang NICU untuk pemulihan berat badan.**
Sumber: http://news.liputan6.com/read/2409164/pasutri-asal-cirebon-lahirkan-bayi-kembar-5-di-jakarta

Indonesia Kembali Kehilangan Sosok Penghibur, Turut Berduka Atas Meninggalnya Budi Anduk

Komedian Budi Anduk dikabarkan meninggal dunia, Senin (11/1/2016) di Rumah Sakit Dharmais Jakarta. Kabar tersebut diperoleh dari Twitter salah seorang sahabat Budi Anduk, Maman Suherman.

Di Twitter, wartawan yang juga pengisi acara Indonesia Lawak Klub itu mengabarkan meninggalnya komedian berusia 47 tahun tersebut.

"Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Turut berduka atas wafatnya sahabat kami, anggota @PP_PasKI Budi Anduk," cuit Maman beberapa menit yang lalu.

Sebelumnya, pemberitaan mengenai kondisi Budi Anduk memang tengah ramai di media massa. Budi dikabarkan menderita sakit paru-paru sejak beberapa hari lalu. Namun sayangnya, pihak keluarga seakan tertutup mengenai kondisi komedian yang populer lewat acara Tawa Sutra.

Budi Anduk memiliki nama lengkap Budi Prihatin kelahiran Jakarta, 6 Februari 1968. Wajah Budi Anduk pertama kali dilihat di acara komedi Ngelaba dengan trio Akrie, Parto dan Eko. Namun di Ngelaba, nama Budi Anduk belum begitu dikenal.

Indonesia Kembali Kehilangan Sosok Penghibur, Turut Berduka Atas Meninggalnya Budi Anduk

Nama Budi baru benar-benar dikenal setelah membintangi acara komedi Tawa Sutra bareng Pepi, Arie K. Untung, almarhum Ade Namunung, Aldi Taher dan Sabria Kono. (fei/Adt)
Sumber: http://showbiz.liputan6.com/read/2409078/budi-anduk-meninggal-dunia

Bupati Dedi Menghabiskan Puluhan Miliar Untuk Mempercantik Purwakarta

Kabupaten Purwakarta tengah berbenah dalam segi pariwisata. Anggaran mencapai puluhan miliar sudah digelontorkan demi menghadirkan banyak wisatawan. Sarana wisata dibangun pemerintah setempat juga tidak sembarangan. Pembuatan air mancur Taman Sri Baduga Maha Raja, merupakan salah satu tempat wisata teranyar di Purwakarta. Dalam pembuatannya, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi tidak segan mengeluarkan anggaran daerahnya hingga Rp 50 miliar. Wisata air mancur Sri Baduga Maha Raja akhirnya resmi dibuka pada Sabtu (9/1) lalu.

Berlokasi di Taman Kota Situ Buleud, air mancur ini dipercaya sebagai terbesar se-Asia Tenggara dan merupakan pesaing Wings Of Times Singapura, dengan daya sembur mencapai 6 meter Air mancur ini memiliki beragam tampilan, mulai dari air bergoyang, dan semburan api serta dilengkapi visual dari aqua screen dan didesain secara modern. "Pembangunannya dilakukan melalui tiga tahap pembangunan, yaitu mulai tahun 2013, 2014 hingga 2015," ujar Dedi, Minggu (10/1) kemarin. Menurut Dedi Mulyadi, setelah dilakukan peluncuran tahap kedua, Pemkab Purwakarta juga akan melakukan peresmian tahap final pada bulan Juni mendatang. "Saat ini kan baru 90 persen pengerjaannya." Selain air mancur, di area taman seluas lima hektar tersebut nantinya akan dibuatkan juga sejumlah fasilitas termasuk penataan taman agar lebih cantik dan menarik. Termasuk pemasangan keran air siap minum dan tempat sampah bagi pengunjung saat datang ke destinasi wisata termegah di Purwakarta.

Bupati Dedi Menghabiskan Puluhan Miliar Untuk Mempercantik Purwakarta

Pertunjukan air mancur ini gratis bagi masyarakat. Namun, warga hanya bisa dinikmati di akhir pekan. Dimulai pukul 19.30 WIB dan berakhir pukul 22.30 WIB di hari Sabtu malam Minggu. Dan pada hari Minggu, yaitu pukul 17.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB. Bukan hanya air mancur menjadi andalan Bupati Dedi biar wilayahnya dilirik dunia internasional. Pihaknya bahkan sesumbar bakal menyaingi negara Spanyol melalui acara adu domba. Jika Spanyol memiliki Plaza de Toros de Las Ventas, terkenal sebagai arena adu banteng. Maka dalam waktu dekat Purwakarta, juga akan memiliki arena serupa. Bedanya hewan yang diadu adalah domba. Adu domba merupakan kebudayaan sejak lama di Purwakarta. Bupati Dedi mengungkapkan, stadion adu domba akan dibangun di lahan seluas 3,5 hektar.

Pembangunannya dimulai pada bulan Februari, dengan mengambil lokasi di Kecamatan wilayah Kiara Pedes. Pembangunan diperkirakan bakal memakan biaya hingga Rp 4 miliar. Adapun anggaran pembangunan arena adu domba memakai APBD Kabupaten Purwakarta. "Nanti di stadion itu kita bisa menggelar adu ketangkasan mulai hewan ternak mulai dari domba, hingga kelinci," kata Dedi, Jumat pekan lalu. Dedi percaya adanya pembangunan area adu domba bakal mendatangkan wisatawan. Apalagi para pengunjung nantinya disuguhkan pertunjukan bak adu banteng di Spanyol. Meski begitu, pemerintah setempat hanya melakukan pertandingan pada musim libur saja. Arena adu ketangkasan juga akan dilengkapi dengan fasilitas taman dan perkebunan. Selain itu, terintegrasi area peternakan. Sehingga diharapkan menjadi salah satu ikon wisata khas Purwakarta. Dedi menegaskan, para peserta adu domba diusahakan berasal dari para petani. Sehingga pihaknya mempunyai hewan ternak unggul. "Kalau di Spanyol maka salah satu cara melestarikan budayanya adalah dengan adu Bantengnya, maka kita jangan kalah. Karena kita adalah bangsa yang memiliki budaya yang sangat luhur," ujarnya.

Untuk melengkapi sarana pendukung pariwisata Purwakarta, pemerintah setempat juga membangun keran air siap minum. Rencananya ada 100 titik pembangunan keran minum. Salah satunya di kawasan Situ Buleud Taman Sri Baduga. Infrastruktur keran air siap minum tentu bukan hanya wisatawan. Bupati Dedi sengaja mengadakan fasilitas ini bagi warganya. Apalagi setiap pagi maupun akhir akhir ramai aktivitas warga berolahraga. Penempatan 100 titik kerap siap minum nantinya bukan hanya di sarana publik sembarangan. Beberapa sekolah di Purwakarta bakal mendapat fasilitas ini. "Ada 100 titik di Purwakarta, tidak hanya di taman tapi juga di sekolah-sekolah dan tempat publik yang aman supaya tidak dirusak," terangnya.
Sumber: http://www.merdeka.com/peristiwa/puluhan-miliar-dikeluarkan-bupati-dedi-biar-purwakarta-dilirik-dunia.html

Kisah Seorang Kakak Yang Memakai Rahim Sang Adik Agar Bisa Mempunyai Anak

Anak merupakan suatu anugerah yang istimewa dan menjadi ibu adalah suatu hal yang membuat seorang wanita merasa lengkap. Setiap wanita pasti belum merasa sempurna jika belum bisa melahirkan seorang bayi dari rahimnya sendiri. Namun bagaimana jika memang takdir berkata lain?

Setiap wanita tidak tercipta sama, terkadang ada juga beberapa wanita yang memang tidak punya kesempatan untuk bisa melahirkan karena pengaruh fisik seperti yang dialami Katie Guest. Dia terlahir tanpa memiliki uterus atau rahim, yang mana membuatnya tak bisa mengandung dan melahirkan anak.

Para dokter menyarankan, satu-satunya cara agar Katie bis memiliki anak biologis adalah dengan cara mencari surrogate mother atau ibu pengganti untuk mengandung anaknya, menggantikan perannya sebagai ibu asli. Ketika Kaie menikah dengan suaminya, Jarod, mereka sudah mendiskusikan banyak hal, termasuk perihal mencari ibu pengganti.

Sayangnya, mereka tak juga menemukan ibu pengganti yang bisa dimintai tolong untuk mengandung anaknya. Mengetahui hal ini, adik Katie yang bernama Courtney Guest pun tak ingin mematahkan semangat kakaknya. Ia bersedia "meminjamkan" rahimnya untuk mengandung anak kakaknya.

Kisah Seorang Kakak Yang Memakai Rahim Sang Adik Agar Bisa Mempunyai Anak

Gadis yang masih 18 tahun ini pun kemudian tinggal bersama kakaknya. Hal ini dilakukan agar kakaknya tetap punya ikatan dengan calon bayi dan ia bisa menjadi bagian dari perjalanan kehamilan ini. Courtney sendiri berkata bahwa ia ingin kakaknya bisa merasakan dan mengikuti perkembangan bayinya sepanjang waktu.

Tak berhenti sampai di situ, setelah melahirkan anak pertama kakaknya, Courtney bersedia untuk kedua kalinya mengandung anak kedua Katie di rahimnya ketika Jace (keponakan yang dilahirkannya) ingin adik. Ia ingin kakaknya bisa hidup bahagia layaknya keluarga normal lainnya. Karena kakaknya tak punya kesempatan ini, ia ingin berbagi kesempatan dengan kakaknya selagi bisa.

Wah, semoga pengalaman ini bisa membuatmu tetap bersyukur ya Ladies bisa dikaruniai seorang anak dari rahim kamu sendiri. Karena tak semua wanita bisa mendapatkan kesempatan yang sama.
Sumber: http://www.vemale.com/inspiring/lentera/90274-kakak-tak-bisa-hamil-adik-pinjamkan-rahim-untuk-mengandung-anak-saudarinya-2-kali.html

Casing Tak Lagi Hanya Sekadar Penghias Smartphone?

Tampaknya, teknologi casing ponsel mulai menjanjikan sebagian orang. Casing tak lagi hanya sekadar penghias smartphone Anda. Bahkan teknologi saat ini memampukan pengguna untuk mengisi daya baterai lewat casing.

Di antara banyak casing solutions lainnya, produk besutan mJoose mengklaim produknya yang paling menarik. Dengan daya baterai mumpuni sebesar 3.000 mAh, casing ini mampu mengisi daya baterai iPhone hingga 120 persen.

Sebagaimana dilaporkan Tech Times pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2016 di Las Vegas, Sabtu (9/1/2016) lalu, produk ini memiliki teknologi range extender, yang mampu memperkuat sinyal.

Jadi, ketika si pengguna sedang berada di lokasi yang sinyal seluler lemah casing ponsel tersebut dapat memperkuat sinyal selulernya. Teknologi ini tampaknya berjalan di semua generasi teknologi seluler, seperti Long Term Evolutions (LTE).

Casing Tak Lagi Hanya Sekadar Penghias Smartphone?

Kabarnya, produk mJoose menjadi kampanye sukses dari Indiegogo. Soal harga, casing ini dibanderol seharga US$ 79, jauh dari harga ritel yang ditetapkan sebelumnya, yakni US$ 140. Produk ini mulai dipasarkan pada Februari mendatang.

Dari Kawah Gunung Bromo Terdengar Suara Gemuruh Lemah

Status Gunung Bromo telah dinaikkan dari Waspada ke Siaga sejak 4 Desember 2015. Suara gemuruh masih terdengar dari kawah gunung tersebut.

"Suara gemuruh lemah dari kawah, teramati sinar api samar-samar dari kawah," informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Timur dalam akun Twitter-nya @bpbd_jatim, Senin (11/1/2016).

Sementara, cuaca di wilayah Gunung Bromo cerah. Angin juga berhembus tenang dengan suhu 12-13 derajat Celcius.

Asap kelabu dengan tekanan sedang hingga kuat berhembus dari kawah. Asap kelabu itu membumbung tinggi sekitar 800 meter dari puncak atau 3129 mdpl. Asap tertiup angin ke barat-barat daya.

Sebelumnya, sejak 4 Desember 2015, siapapun dilarang mendekati kawah Bromo dalam radius 2,5 kilometer.

Dari Kawah Gunung Bromo Terdengar Suara Gemuruh Lemah

Namun, warga dinilai belum perlu mengungsi. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan situasi Gunung Bromo belum dianggap darurat.

Jika sudah pada posisi darurat, semua bupati wilayah terdampak boleh mengeluarkan SK darurat untuk mengeluarkan 100 ton cadangan beras pemerintah (CBP) dan 200 ton dari gubernur. Jika belum mencukupi, Mensos akan mengeluarkan tambahan beras.
Sumber: http://news.liputan6.com/read/2408694/suara-gemuruh-lemah-masih-terdengar-dari-kawah-bromo

Mandi Di Air Terjun Sendang Padas, Menenggelamkan Seorang Pemuda Hingga Tewas

Badan SAR Nasional (Basarnas) Kantor SAR Semarang, Jawa Tengah berhasil mengevakuasi korban Tenggelam di Air Terjun Sendang Padas Malang, Desa Wonosari, Kecamatan Mangkang, Kota Semarang, Jawa Tengah Minggu (10/1) sore.

Korban yang diketahui bernama Muhammad Rizal Saputra (18) warga Plumbon RT 9 RW 3 Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang tersebut tenggelam saat mandi di Sedang Padas Malang pada pukul 09.00 WIB pagi tadi.

"Korban diketahui tidak bisa berenang, serta tidak mengetahui medan sendang yang memiliki kedalaman tiga meter tersebut hingga mengakibatkan dirinya tenggelam," kata Koordinator Basarnas Semarang Nurman Mujianto kepada merdeka.com Minggu (10/1) petang ini.

Lebih lanjut Nurman menjelaskan, upaya pencarian terhadap korban berlangsung sekitar tiga jam setelah Tim Basarnas dibantu warga sekitar melakukan pencarian di Sendang Padas Malang, Mangkang, Kota Semarang.

"Dengan metode penyelaman dan observasi di sekitar lokasi menggunakan peralatan sederhana meliputi jangkar dan bambu panjang, akhirnya korban ditemukan," pungkasnya.

Mandi Di Air Terjun Sendang Padas, Menenggelamkan Seorang Pemuda Hingga Tewas

Nurman menambahkan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dan saat ini jenazah korban sudah disemayamkan di rumah duka keluarga korban untuk selanjutnya dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.

"Ditemukan ada beberapa luka di bagian tubuh korban dan masih dalam kondisi dikenali oleh beberapa anggota tim kami," pungkasnya.
Sumber: http://www.merdeka.com/peristiwa/rizal-tewas-tenggelam-saat-mandi-di-air-terjun-sendang-padas.html

Ditembok Secara Paksa, Membuat Keluarga Ini Tak Bisa Keluar Rumah Selama 6 Hari

Diana, warga Jakarta Pusat, rumahnya di Jalan Taman Kebon Sirih 3 No. 9, RT 009/010, Kampung Bali, Jakarta Pusat digembok paksa oleh PT Asuransi Jiwasraya. Akibatnya, Diana bersama kedua anaknya tak bisa keluar rumah selama enam hari.

Peristiwa pengembokan ini terjadi akibat permasalahan tanah dan bangunan antara keluarganya dan Jiwasraya. Diana mengungkapkan, secara sepihak perusahaan pelat merah tersebut secara sepihak mengklaim rumah yang ditempati keluarganya sejak 1946.

"Permasalahan berawal dari tanah dan bangunan ex peninggalan Belanda dengan pihak perusahaan BUMN, yaitu PT Asuransi Jiwasraya. Keluarga kami telah menempati persil di Jalan Taman Kebon Sirih III no. 9 secara turun temurun dari kakek kami R Moh Moechsin, sejak Desember 1946 dan membayar sewa bulanan persil ke Kantor Administrasi Belanda yaitu Kantor NV. Administratiekantoor Klaasen & Co Batavia," katanya ketika dihubungi merdeka.com di Jakarta, Minggu (10/1) malam.

Ditembok Secara Paksa, Membuat Keluarga Ini Tak Bisa Keluar Rumah Selama 6 Hari

Sebelum digembok paksa, pada Rabu (6/1) sudah berkumpul polisi dari Polres Jakarta Pusat dan tentara. Sekira pukul 08.00 WIB mereka juga kedatangan sejumlah preman yang kemudian melontarkan kata-kata kasar di depan rumah.

"Mereka loncat pintu pagar depan dan pintu garasi dirantai gembok dari luar. Polisi membiarkan peristiwa tersebut terjadi. Kami ketakutan," bebernya.

Rumah digembok 2016 Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin
Tanpa mengeluarkan pemiliknya, gerombolan tersebut lantas merantai dan menggembok pintu rumahnya. Tak hanya itu, Jiwasraya juga memasang plang bertuliskan 'Tanah Milik PT Asuransi JIWASRAYA (PERSERO) bersertifikat HGB NO: 711/Desa Kp Bali JL Taman Kebon Sirih III No: 9 Luas: 628 Meter persegi DILARANG MASUK TANPA SEIIZIN PEMILIK'.

Plang ini dipasang bersebelahan dengan penanda tanah tersebut tengah disengketakan di PN Jakarta Pusat. Di mana perkaranya terdaftar dengan nomor 612/PDT.G/2015.PN.JKT.PST tertanggal 23 Desember 2015. Puas memasang plang dan menggembok parah rumah, gerombolan tersebut juga menutup rapat-rapat pintu dan jendela rumah dengan kayu.

"Lalu pintu dan jendela kami dipalang,"jelasnya.

Ditutupnya akses masuk dan keluar ini sempat membuat suami Diana cidera, lantaran korban sempat mencoba keluar namun terjatuh.

"Jam 10 pagi, suami saya mencoba keluar rumah melalui atap garasi, namun naas, jatuh, tangan dan kaki patah, teriak-teriak kesakitan, tapi tidak ada yang bisa menolong. Malam harinya baru bisa dikeluarkan oleh bantuan warga, ditandu keluar, disaksikan pak Lurah Kampung Bali, Ketua RW 010 dan Ketua RT 009," ungkapnya.

Rumah digembok 2016 Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin
Sepeninggal suaminya, Diana dan kedua anaknya belum bisa keluar dan beraktivitas seperti biasanya, termasuk mencari lauk untuk makan. Alhasil, dia hanya berharap melalui bantuan para tetangga.

"Makanan kami sehari-hari dibantu warga, melalui ibu RT memberikan lewat tetangga belakang rumah. Caranya pakai bambu panjang terus dijulurkan ke rumah kami lewat belakang,"katanya.

Dian berharap kepada Gubernur DKI Jakarta untuk bisa membatu keluarga agar bisa keluar dari rumah. "Kami berharap Pak Ahok bisa keluarkan kami dari rumah, saya punya anak 2. Satu kelas 1 SD dan TK," tandasnya.
Sumber: http://www.merdeka.com/peristiwa/rumah-digembok-paksa-diana-dan-anak-anaknya-tak-keluar-enam-hari.html

Gadis Ini Gemar Cabuti Rambutnya, Hal Ini Disebabkan Dia Menderita Penyakit Trikotilomania

Seorang mahasiswi dari Glasgow University hingga kini memerangi sebuah kondisi kesehatan langka yang dialaminya sejak lahir. Kondisi tersebut membuatnya memiliki keinginan untuk mencabut rambutnya sendiri.

Trikotilomania adalah gangguan yang memberi Claire Dorrance yang kini berusia 21 tahun tersebut dorongan untuk mencabut keluar bulu mata, alisa dan rambutnya sendiri. Orag tua Claire mulai khawatir saat sang anak berusia empat tahun mulai mencabut bulu matanya sendiri dan tak berhenti sejak itu.

Seperti yang dilansir melalui metro.uk, Claire yang kini sedang menempuh studi teater ini mengatakan bahwa ketika seseorang berusaha untuk menghentikan dirinya untuk mencabut rambutnya sendiri selalu berkaitan dengan penampilan. Tetapi, memang itulah efek yang terjadi. Dia juga menambahkan bahwa rambut adalah bagian penting dari seorang wanita. Ada hari-hari di mana Claire merasa dirinya seperti pasien kanker yang tak memiliki bulu mata.

Gadis Ini Gemar Cabuti Rambutnya, Hal Ini Disebabkan Dia Menderita Penyakit Trikotilomania

Claire baru menyadari kondisinya setelah dirinya menghadiri sebuah kuliah psikologi yang menjelaskan tentang penyakitnya. Claire kemudian mengungkapkan bahwa tantangan terbesar dari kondisi yang dialaminya terkait dengan harga diri. Claire mengaku bahwa kondisi yang membuatnya paling ingin untuk mencabut rambutnya adalah saat dirinya mengalami stres karena tugas kuliah dan menulis esai.
Sumber: http://www.merdeka.com/sehat/trikotilomania-penyakit-yang-buat-gadis-ini-gemar-mencabut-rambut.html

Ini Sosok Anjing Liar Perusak Kuburan Yang Resahkan Warga Di Bangli

Warga Banjar Pande, Kelurahan Cempaga, Bangli resah dengan meningkatnya populasi anjing liar yang berada di kuburan desa. Selain galak, anjing-anjing itu kerap merusak makam.

Tidak hanya di areal kuburan, populasi anjing banyak di areal Pura Dalem Gede Selaungan, yang berada di satu lokasi dengan kuburan. Masyarakat mulai terganggu ketika akan melangsungkan upacara pengabenan (pembakaran mayat) atau penguburan. Bahkan dalam melakukan persembahyangan ke Pura Dalem, juga kerap diadang sejumlah anjing liar yang galak.

"Populasinya terus berkembang. Harapan kami dinas peternakan bisa mengeliminasi anjing liar ini. Jangan sampai nanti ada yang terjangkit rabies dan membahayakan," ungkap salah seorang warga, Wayan Sudiarta di Bangli, Minggu (10/1).

Menurutnya, populasi anjing liar di area tersebut lebih dari 20 ekor. Jumlah tersebut adalah jumlah anjing dewasa, belum terhitung yang baru lahir.

"Biasanya kalau ada keluarga yang berziarah pasti membawa persembahan makanan, saat itulah anjing-anjing liar ini datang menyerbu," ungkapnya.

Ini Sosok Anjing Liar Perusak Kuburan Yang Resahkan Warga Di Bangli

Mengkhawatirkan lagi bila ada warga yang dikuburkan. Kerap anjing-anjing ini merusak gundukan makam. "Sudah banyak makam yang rusak karena tanahnya dikoyak anjing liar," imbuhnya.
Sumber: http://www.merdeka.com/peristiwa/anjing-liar-dan-galak-rusak-kuburan-di-bangli-bikin-resah-warga.html

Lubang Bekas Tambang Tewaskan 13 Anak Di Samarinda

Lubang bekas galian aktivitas tambang batu bara di kota Samarinda, Kalimantan Timur, telah merenggut nyawa 13 anak di sepanjang tahun 2015 lalu. Bukan tidak mungkin, korban terus bertambah, mengingat lubang bekas galian emas hitam itu, masih menganga sampai saat ini.

Data penelitian dilansir Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Kalimantan Timur yang dikutip merdeka.com, kota Samarinda dikepung 232 lubang tambang menganga akibat aktivitas galian tambang batu bara. Hingga tahun 2009 lalu, Pemkot Samarinda telah mengeluarkan 76 Izin Usaha Pertambangan (IUP). Tidak hanya itu, Samarinda juga dikepung konsesi 5 izin Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu bara (PKP2B) yang dikeluarkan pemerintah pusat.

Adapun luas konsesi keseluruhan tidak kurang 50.000 hektare atau sekitar 70 persen dari luas kota Samarinda.

"Meskipun data yang disampaikan Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kalimantan Timur menyebutkan ada 79 lubang menganga bekas tambang, intinya diakui bahwa ada lubang bekas tambang yang menganga," kata Dinamisator JATAM Kalimantan Timur, Merah Johansyah, dalam perbincangan bersama merdeka.com, Minggu (10/1) malam.

Lubang Bekas Tambang Tewaskan 13 Anak Di Samarinda

Dijelaskan Merah, dalam sekian kali pertemuan bersama dengan pemerintah, menyebutkan 36 perusahaan pemegang IUP, kini sudah tidak aktif. Namun demikian, IUP tak kunjung dicabut dan menyisakan lubang yang menganga. Padahal kewajiban perusahaan melakukan reklamasi pascapenambangan.

"Sehingga luas konsesi itu masih sekitar 70-71 persen," ujar Merah.

Belum lama ini, anggota DPR Dapil Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Hetifah, menemui 13 orang tua anak korban lubang tambang batu bara. Dalam pertemuan itu, terungkap 3 keinginan kuat 13 orangtua beserta JATAM Kalimantan Timur, yang selama ini melakukan advokasi terhadap korban akibat tambang batu bara.

"Ada 3 keinginan kuat orangtua dan JATAM. Pertama, untuk pencegahan, menginventarisir lubang bekas tambang yang begitu dekat dengan pemukiman penduduk, diprioritaskan segera ditutup. Lubang galian dekat pemukiman itu, tidak ada tawar menawar," tegas Merah.

"Keinginan kedua, proses hukum terhadap korporasi, harus terus berjalan. Tidak bisa hanya diselesaikan dengan tali asih atau bantuan lain kepada keluarga anak korban tambang. Proses pidana harus tetap berjalan. Tidak hanya melalui KUHP, tapi juga Undang-undang tentang Lingkungan Hidup. Sedangkan keinginan ketiga, ada pencabutan IUP bagi tambang yang berada di dekat kawasan pemukiman. Tidak ada kompromi," tambahnya.

Mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No 04 Tahun 2012 Tentang Indikator Ramah Lingkungan untuk Usaha atau Kehiatan Penambangan Terbuka Batu bara, harus berjarak 500 meter tepi lubang galian dengan pemukiman penduduk. Namun kenyataannya, jarak kegiatan hauling tambang hanya berjarak 10 meter, seperti halnya di kawasan Sambutan, Kecamatan Sambutan, Samarinda.

"Kenapa bisa dekat dengan pemukiman. Itu ada sesuatu yang salah dan pengawasan pemerintah tidak jalan. Kalau ketiga keinginan itu tidak dijalankan, akan ada korban anak berikutnya yang meninggal di lubang bekas tambang," demikian Merah.

13 anak korban lubang tambang di Samarinda, umumnya merupakan anak usia sekolah. Korban ke-13, pada 9 Desember 2015 lalu, seorang pelajar SMK di Sangasanga Kutai Kartanegara, ditemukan tidak bernyawa di kolam bekas tambang di kawasan Kecamatan Palaran, Samarinda.
Sumber: http://www.merdeka.com/peristiwa/13-anak-tewas-79-lubang-bekas-tambang-masih-menganga-di-samarinda.html

Alat Penghitung Langkah Ini Justru Membuat Orang Tak Merasa Nikmati Jalan Kaki?

Kini ada beragam alat penghitung langkah canggih pada fitness tracker atau jam pintar. Penggunaan alat tersebut memang dapat meningkatkan jumlah langkah per hari namun di sisi lain hal ini memengaruhi kenikmatan berjalan kaki.

"Secara umum, mengetahui sudah berapa langkah per hari dapat meningkatkan jumlah aktivitas ini. Sayangnya aktivitas jalan kaki yang sebenarnya bisa dinikmati jadi lebih terasa seperti pekerjaan," terang marketing profesor bidang marketing dari Duke University Fuqua School of Business, Amerika Serikat, Jordan Etkin.

Hal ini diketahui lewat studi yang dilakukan Etkin terhadap 95 pelajar yang diminta berbagi pengalaman saat berjalan kaki. Beberapa pelajar diberikan alat penghitung langkah, sementara sebagian tidak.

Mereka yang menggunakan alat penghitung langkah memang lebih banyak langkah tercatat namun di akhir masa eksperimen mereka mengaku kurang senang dan puas dibandingkan yang tidak menggunakan fitness tracker.

Alat Penghitung Langkah Ini Justru Membuat Orang Tak Merasa Nikmati Jalan Kaki?

Meski kurang dinikmati, bukan berarti berhenti menghitung langkah harian. "Kita perlu menyeimbangkan antara meningkatkan produktivitas dan tetap menikmatinya. Ketika orang melakukan sesuatu dengan gembira, hal tersebut mungkin lebih baik," tutur Etkin seperti dikutip laman Live Science, Senin (11/1/2016).
Sumber: http://health.liputan6.com/read/2408398/alat-penghitung-langkah-buat-orang-kurang-nikmati-jalan-kaki

Sianida, Diduga Zat Yang Terkandung Dalam Kopi Yang Diminum Mirna

Penyebab meninggalnya Wayan Mirna Salihin (27) usai minum kopi di kawasan Mal Grand Indonesia mulai terkuak. Dari hasil autopsi, polisi menyimpulkan kematian Mirna tidak wajar.

Kesimpulan itu didapat Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Kombes Pol Musyafak dari hasil autopsi yang memukan adanya pendarahan pada lambung Mirna. Penyebabnya adalah zat yang sifatnya korosit atau asam pekat ‎yang dapat merusak jaringan lambung.

Kemungkinan besar, terang Musyafak, zat tersebut adalah sianida. Dalam banyak kasus, sianida menyebabkan kerusakan pada lambung.

Kemungkinan adanya zat sianida di dalam tubuh korban juga dikuatkan dengan keterangan saksi-saksi yang menyebutkan, korban mengeluarkan busa pada mulutnya. "Ciri khas sianida seperti itu, menyebabkan korosit dan mengeluarkan busa di mulut," kata Musyafak kepada Liputan6.com, Minggu (10/1/2016).

Sianida, Diduga Zat Yang Terkandung Dalam Kopi Yang Diminum Mirna

Meski sudah dilakukan autopsi, penyidik tidak berhenti sampai di situ. Pemeriksaan secara scientifik dilakukan dengan memeriksa jaringan hati.

"Jaringan hati kan pusat metabolisme tubuh, ini sedang dilakukan pemeriksaan di Labfor Mabes Polri. Semoga saja hasilnya cocok," terang Musyafak.

Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Mirna dan 2 rekannya ngopi di sebuah kedai kopi di Mal Grand Indonesia, Rabu 6 Januari 2016, sekitar pukul 17.00 WIB. Korban yang memesan es Kopi Vietnam seketika mengalami kejang setelah menyeruput satu sedotan kopi.

Mirna lalu dievakuasi ke klinik mal dan dirujuk ke RS Abdi Waluyo, Menteng, dan oleh pihak keluarga dirujuk kembali ke RS Darmais, Jakarta Barat. Korban menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 22.00 WIB.
Sumber: http://news.liputan6.com/read/2408241/racun-sianida-ditemukan-di-lambung-mirna

Karena Menjadi Tersangka, Pria Ini Melangsungkan Pernikahan Di Penjara

Gadis hitam manis bergaun putih memasuki kantor Polsek Padang Selatan. Dia tidak datang sendiri. Ada 15 orang yang mengirinya masuk. Ibu, Bapak, dan sanak saudara ikut memasuki kantor polisi. Kedatangan mereka bukan untuk urusan hukum. Tapi sebuah kenduri kecil untuk si gadis, pernikahan.

"Tenda pernikahan sudah berdiri, undangan sudah kami sebar, kursi pelaminan sudah terpasang di tengah rumah, tapi ini yang terjadi," ujar Yuli sembari terisak, Sabtu (9/1/2016).

Yuli adalah ibunda mempelai wanita berinisial L. Sementara menantunya berinisial YS (29). Dia mendekam di tahanan Polsek Padang Selatan karena berkelahi dengan pamannya sendiri. Tidak terima, si paman mengadukan YS ke pihak kepolisian.

Isak tangis yang ditahan Yuli seketika berhenti. Ruang tahanan mendadak hening ketika YS digiring keluar dari balik jeruji besi. Dengan borgol terpasang erat di kedua tangannya, YS melewati kerumunan L dan kelaurganya.

YS dipersilakan menuju toilet tahanan untuk membersihkan diri, bersiap untuk melangsungkan pernikahan. Selesai mandi, YS terlihat necis menggenakan peci dan setelan jas hitam.

Karena Menjadi Tersangka, Pria Ini Melangsungkan Pernikahan Di Penjara

Namun, matanya merah dan sedikit sembab. Tanpa aba-aba, YS yang dikawal dua polisi berpakaian preman menaiki lantai dua memasuki salah satu ruangan di kantor Polsek Padang Selatan.

L berjalan berdampingan dengan YS menaiki satu per satu anak tangga. Tidak ada kalimat atau percakapan yang meluncur dari mulut sepasang kekasih yang sebentar lagi mengikat janji.

"Jan manangih lo ang lai, iko hari bahagia ang mah, (Sudah, tak usah menangis lagi, ini hari bahagiamu)," ujar salah seorang polisi berpakaian preman pada YS.

YS tak mampu menahan tangisnya. Sesampai di pintu ruangan pengap, tanpa AC dan kipas angin. rombongan keluarga L, penghulu, dan Kapolsek, memasuki ruangan tersebut. YS tanpa didampingi kedua orangtuanya. Dia mejadi yatim piatu sejak kecil. Akad berlangsung sekitar 2 jam.

"Ijab kabulnya diulang 6 kali, YS sangat terpukul, berkali-kali ia menunduk dan mengusap air matanya kala ijab kabul dibacakan," ujar salah seorang keluarga yang tidak ingin namanya dituliskan.

Usai melangsungkan akad penikahan sederhana, kedua pasangan tersebut keluar ruangan untuk berfoto. Tidak ada senyum yang mengembang dari kedua mempelai. Wajah mereka dingin, mata L merah dan sembab. Sedangkan YS merapatkan gerahamnya menahan pedih dalam hati.

"Izinkanlah anak dan menantu saya untuk menikmati hari mereka walau sehari atau beberapa jam saja,” pinta Yuli pada Kapolsek Padang Selatan sebelum mereka meninggalkan kantor polisi.

Namun, menurut Kapolsek Padang Selatan, Kompol Eriyanto. Dirinya sangat mau mengizinkan. Tapi apa daya, keputusan tak berada di tangannya.

"Saya sangat mengerti dan mau mengizinkan, tapi ini bukan wewenang saya, masih ada di atas saya, saya ini hanya Kapolsek. Cobalah ibu bicara dengan Kapolres," ujar Eriyanto.

Jawaban Eriyanto tak membuat keluarga puas. L, ibu, ayah dan keluarganya meninggalkan Kantor Polsek Padang Selatan dengan tangan kosong dan langkah gontai. Suaminya tak bisa dibawa pulang, YS bahkan terancam akan mendekam dalam penjara 7 tahun lebih.

Cekcok Mulut

YS tersangkut masalah hukum setelah terlibat cekcok dengan pamannya. YS diduga membacok pamannya Fahmizon (53), pada November lalu.  Peristiwa berdarah yang terjadi sekitar dua bulan lalu itu, membuat paman pelaku mengalami luka berat. Tangan kiri korban patah, dan beberapa bagian tubuh lainnya juga terluka.

Kepada polisi, YS mengakui jika sudah melakukan penganiayaan terhadap pamannya. Kejadian bermula ketika YS hendak melerai perkelahian yang terjadi antara pamannya dengan saudaranya. Bukan mereda, YS malah dituduh ikut campur oleh pamannya.

"Saya mendekat untuk melerai, tapi korban malah menuduh saya ikut serta dan menghardik. Saya langsung kesal dan berlari ke dapur mengambil sebilah celurit," tutur YS.

Setelah kejadian itu, YS mengaku tidak kabur. Dia menetap di rumah saudara. Kasus penganiayaan itu berusaha diselesaikan dengan cara kekeluargaan, karena pelaku akan menikah di awal Januari 2016.

"Namun karena tidak ada kesepakatan, akhirnya saya ditangkap. Padahal saya akan melangsungkan akad nikah. Tenda sudah berdiri, pelaminan sudah dipasang, begitu juga undangan juga sudah disebar," ujar YS.
Sumber: http://news.liputan6.com/read/2408393/berkelahi-dengan-paman-sendiri-ys-menikah-di-penjara

Seperti Apakah Kopi Yang Diminum Mirna, Katanya Sempat Dicoba Pemilik Kafe

Sesaat setelah Wayan Mirna mengalami kejang-kejang usai menyeruput kopi di Olivier Cafe, Grand Indonesia, pemilik kafe sempat mencoba kopi tersebut. Pemilik merasakan keanehan pada kopi yang diseruput Mirna itu.

"Setelah peristiwa itu, kopi itu diamankan oleh pemilik kafe, terus dia coba diteteskan pakai sedotan, rasanya panas dan kebas, itu ada setengah jam. Artinya ada sesuatu," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (10/1/2016).

Krishna menyebutkan, kafe tersebut menyiapkan kopi di depan pelanggannya. "Kopi itu disajikan di depan customer, itu nanti dianalisa, diperiksa penyidik, dianalisa dan direkonstruksi, terjadi sebuah peristiwa pidana atau tidak," imbuhnya.

Polisi juga telah mengambil 6 sampel kopi di kafe tersebut, salah satunya sampel kopi yang diminum korban. Meski belum mendapat hasil resmi secara tertulis dari labfor, namun Krishna menyebut salah satu sampel mengandung zat sianida.

Seperti Apakah Kopi Yang Diminum Mirna, Katanya Sempat Dicoba Pemilik Kafe

"Salah satu dari 6 sampel kopi, yang diminum korban itu mengandung sianida. Tapi itu belum tentu, resminya besok," imbuhnya.

Polisi juga telah memeriksa saksi-saksi terkait peristiwa kematian Mirna ini. Kendati sudah mendapat informasi hasil Labfor, namun Krishna belum berani memutuskan apakah terjadi tindak pidana seperti pembunuhan dalam kematian Mirna itu.

Sebab, polisi masih akan mencocokkan sampel yang diambil dari kafe dengan sampel yang diambil dari lambung dan hati korban, hasil dari autopsi.
(mei/mnb)
Sumber: http://news.detik.com/berita/3114832/kopi-mirna-sempat-dicoba-pemilik-kafe-rasanya-panas-dan-kebas

Sekarang Semakin Banyak Anak Muda Yang Menyukai Sesama Jenis, Seperti Di AS

Semakin banyak ditemukan anak muda baik pria dan wanita di Amerika Serikat yang melaporkan tertarik terhadap sesama jenis. Hal ini diungkap berdasarkan data survei nasional terbaru.

Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam CDC's National Health Statistics Report diketahui sekitar 92 persen wanita dan 95 persen pria mengidentifikasi diri mereka sendiri sebagai heteroseksual atau menyukai lawan jenis. Sementara kurang dari dua persen pria dan sektiar satu persen wanita mengindentifikasi dirinya gay atau lesbian.

Sekarang Semakin Banyak Anak Muda Yang Menyukai Sesama Jenis, Seperti Di AS

Lalu, sekitar 5,5 persen wanita dan dua persen pria dilaporkan biseksual seperti diikutip data yang dituliskan laman Live Science, Minggu (10/1/2016).

Penerimaan masyarakat yang semakin terbuka terhadap sesama jenis diprediksi yang menyebabkan semakin banyak anak muda yang berani mengungkapkan rasa suka terhadap mereka yang memiliki jenis kelamin yang sama seperti dituturkan profesor perkembangan psikologi dari Cornell University, Ritch Savin-Williams yang melakukan penelitian mengenai orientasi seksual dan perilaku.

Namun, Ritch menilai pada era sebelumnya sebenarnya rasa ketertarikan terhadap sesama jensi sudah ada namun dicoba ditepis. 'Ya, aku punya sedikit ketertarikan terhadap pria lain, namun itu tidak berarti apa-apa', atau 'Oh, kita cuma teman baik, namun bukan berarti tertarik secara romantis terhadapnya'.

Era keterbukaan di masa kini membuat para orang muda bisa mengatakan apa yang tidak bisa dikatakan orang zaman dahulu seperti dituturkan Ritch.
Sumber: http://health.liputan6.com/read/2408352/di-as-semakin-banyak-anak-muda-mengaku-tertarik-sesama-jenis

Agar Terlepas Dari Gigitan Buaya, Suwarno Memotong Kakinya Sendiri Dengan Sabit

Suwarso (46) warga Dusun II, Desa Hibrida Jaya, Kecamatan Teluk Belengkong, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau diserang buaya saat memotong rumput di pinggir kanal. Meski sempat melawan, namun Suwarso kalah tenaga hingga diseret-seret hewan reptil tersebut.

"Akibatnya, pergelangan kaki korban putus. Korban berusaha melakukan perlawanan namun gigitan semakin kuat," ujar Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Hadi Wicaksono, kepada merdeka.com Sabtu (9/1).

Melihat korbannya melawan, buaya tersebut langsung menyeretnya ke kanal parit. Tak ingin kalah, Suwarso semakin getol melawan gigitan buaya dengan bekal senjata tajam sabit di tangannya. Namun usaha Suwarso tak membuahkan hasil baik, buaya itu semakin ganas menyeretnya.

"Kemungkinan korban khawatir diseret buaya tersebut ke dalam air, Suwarso pun langsung memotong kakinya sendiri hingga putus," kata Wicak, sapaannya.

Sang buaya hanya membawa potongan kaki Suwarso ke dalam kanal lalu pergi ke dalam kanal dan meninggalkan Suwarso dalam kondisi berlumuran darah. Lalu Suwarso berteriak sekuatnya berharap pertolongan warga sambil menahan rasa sakit di kakinya akibat dipotongnya sendiri.

Agar Terlepas Dari Gigitan Buaya, Suwarno Memotong Kakinya Sendiri Dengan Sabit

"Kemudian korban di tolong masyarakat dan langsung di bawa ke puskesmas Teluk Belengkong. Sekitar pukul 14.30 Wib korban dirujuk ke Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan untuk mendapatkan perawatan medis," terang Wicak.
Sumber: http://www.merdeka.com/peristiwa/kisah-menegangkan-suwarno-rela-potong-kaki-saat-gulat-dengan-buaya.html

Siapa Yang Tega Membuang Bayi Tak Berdosa Ini Kedalam Septic Tank

Seorang bayi perempuan ditemukan hidup dalam septic tank, sebuah tempat penampungan kotoran manusia di Kazakhstan. Diduga, ibunya melahirkan di toilet.

Seperti dimuat laman The Sun, Minggu (10/1/2016), kehebohan ini bermula ketika wisatawan melihat ada sesuatu yang bergerak dalam sebuah lubang kotoran. Saking penasarannya, wisatawan itu pun merekam kejadian tersebut. Tak lama, dia melihat sesosok bayi yang sepertinya baru lahir.

"Ada seorang penyelamat yang akhirnya menghancurkan beton tebal dan mengarungi kotoran. Sejam berlalu, pemuda itu akhirnya menyelamatkan bayi tersebut," ungkap salah seorang saksi.

Bayi itupun langsung dibawa ke rumah sakit. Petugas medis mengungkapkan, bayi tersebut mengalami hiportemia parah dan bila tidak cepat diselamatkan bisa meninggal.

Beruntung, setelah melakukan perawatan, bayi tersebut bisa pulih. "Kondisi bayi telah baik dan stabil," ungkap juru bicara kepolisian.

Siapa Yang Tega Membuang Bayi Tak Berdosa Ini Kedalam Septic Tank

Kendati demikian, polisi belum berhasil menemukan ibu dari bayi tersebut. "Kami yakin dia melahirkan dengan berjongkok di toilet dan memotong tali pusar sendiri sehingga anaknya jatuh ke dalam lubang septic tank," ujar kepolisian.
Sumber: http://health.liputan6.com/read/2408046/bayi-ditemukan-hidup-di-septic-tank

Saat Anda Pangkas Rambut, Pernahkah Leher Anda Digerakkan? Lain Kali Mikir Lagi ya, Bahaya!

Pria yang sering mencukur rambut di tempat pangkas pinggir jalan atau di dalam mal, tidak pernah lepas dari tawaran si pencukur untuk menggerakkan leher ke arah tertentu sampai muncul bunyi 'krrkkk'. Meski tidak terjadi apa-apa, pada dasarnya kita tidak boleh menggerakan leher secara berlebihan. Terlebih ditangani oleh orang-orang yang tidak memahami anatomi tubuh secara menyeluruh.

Leher merupakan bagian tubuh yang kompleks dan memiliki fungsi yang sangat vital. Salah sedikit saja menangani kasus di leher, nyawa taruhannya. Dan perlu diketahui juga bahwa bunyi 'krrkkk' adalah tanda telah terjadi manipulasi pergerakan sendi secara berlebihan.

Pria tak sadar kalau sendi lehernya bisa semakin lemah dan dapat menyebabkan instabilitas tulang leher di kemudian hari jika terlalu senang 'dipijat sampai muncul bunyi krrkk'. Akibatnya, nyeri leher kronis yang sering timbul ketika usia semakin tua.

Demikian penjelasan yang disampaikan dokter spesialis bedah saraf TNI AU dengan kompetensi di bidang spine (tulang belakang), Dr. dr. Wawan Mulyawan, SpBS, SpKP dalam secarik keterangan pers yang kami teria via surat elektronik pada Sabtu (9/1/2016).

Saat Anda Pangkas Rambut, Pernahkah Leher Anda Digerakkan? Lain Kali Mikir Lagi ya, Bahaya!

Ia menjelaskan, nyawa jadi taruhan orang yang suka menggerakan leher secara berlebihan. Terutama bukan karena akan memotong atau menyumbat trakea maupun merobek pembuluh darah karotis. "Tapi akan mematahkan atau meretakkan atau mendislokasikan tulang leher yang akibatnya bisa mematikan," tulis dia. " Yang tersering adalah bukan patah, tetapi dislokasi atau melejitnya sendi yang menghubungkan antar tulang leher," lanjutnya.

Ada 7 ruas tulang leher dan masing-masing ruas dihubungkan oleh 2 macam sendi: bantalan tulang (diskus) dan sendi penyangga kiri dan kanan (prosesus artikularis superior dan prosesus artikukaris inferor atau disebut juga facet).

Jika tulang dan sendinya melejit, maka hubungan persendian leher dan ruas tulang lehernya menjadi tidak stabil dan akan mencederai sumsum tulang belakang di dalamnya, yang selanjutnya terjadilah kejadian fatal seperti dijelaskan diatas tadi (yang bisa sampai menimbulkan kematian). Apalagi jika tulang leher sampai patah, tentu instabilitas itu menjadi lebih parah lagi dan bisa menimbulkan kematian yang lebih cepat lagi. Apalagi jika diitambah lagi robeknya pembuluh darah arteri vertebralis akibat tergores tulang leher yang patah itu.

Dia berpesan, siapa saja yang mempunya masalah dengan nyeri leher, nyeri punggung, atau nyeri pinggang apa pun penyebabnya, datanglah ke ahli yang profesional, yang terdidik di rumah sakit pendidikan kedokteran seperti spesialis saraf, spesialis bedah saraf, spesialis ortopedi, spesialis kedokteran fisik, dan rehabilitasi.

"Tidak ada salahnya juga jika datang ke dokter umum atau fisiterapis, bukan ke yang lain," kata dia.
Sumber: http://health.liputan6.com/read/2407924/bahaya-gerakkan-leher-sampai-muncul-bunyi

Bersihkan Telinga Tanpa Cotton Bud, Begini Cara Mudahnya

Para dokter mungkin akan melarang kita untuk membersihkan telinga menggunakan cotton bud. Begitupun dengan rekomendasi Badan Pelayanan Kesehatan Inggris (NHS) yang menyebutkan bahaya penggunaan cotton bud.

"Cotton bud dapat merusak telinga dan mendorong kotoran masuk ke dalam," tulis NHS, seperti diberitakan The Sun, Sabtu (9/1/2016).

Selain menggunakan hidrogen peroksida, Dr David Hill dari American Academy of Pediatri mengungkap cara mudah lain untuk membersihkan telinga. Dia mengatakan, campuran cuka dan alkohol murni efektif mengeluarkan kotoran telinga.

Bersihkan Telinga Tanpa Cotton Bud, Begini Cara Mudahnya

"Masukkan beberapa tetes cuka putih, kemudian campur dengan alhohol murni (95%-100%) yg biasa disebut etil alkohol atau etanol (C2H5OH). Setelah itu, tuangkan satu sendok teh cairan ke telinga Anda dan memiringkan kepala pada satu sisi. Tahan cairan di telinga selama satu menit sebelum duduk kembali. Campuran ini membantu mengangkat kotoran telinga tanpa mendorong salah satu bakteri masuk jauh ke dalam saluran telinga," katanya.
Sumber: http://health.liputan6.com/read/2408033/cara-mudah-bersihkan-kotoran-telinga-tanpa-cotton-bud