Kehamilan
merupakan masa yang membahagiakan bagi setiap ibu. Namun demikian, ibu
hamil juga memiliki risiko untuk dapat terganggu kondisinya, baik
kondisi ibu ataupun janinnya. Salah satu gangguan ibu hamil yang cukup
sering terjadi adalah anemia. Seperti yang diketahui bahwa anemia
merupakan kondisi dimana adanya penurunan sel darah merah atau
hemoglobin dari nilai normal. Kondisi ini tentu perlu dicegah dan
dihindari untuk mencegah terjadinya anemia pada ibu hamil, karena anemia
pada ibu hamil dapat berbahaya bagi ibu dan janin, sebab, anemia dapat
meningkatkan kejadian kematian pada ibu dan janin serta dapat
menyebabkan penyakit lainnya yang dapat mempengaruhi ibu dan janin.
Anemia pada ibu hamil harus dapat dicegah dengan sebaik-baiknya,
Berikut
adalah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk dapat mencegah anemia
pada ibu hamil:
1. Melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin (antenatal care)
Kontrol kehamilan
merupakan salah satu cara pencegahan anemia pada ibu hamil yang paling
baik. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara memeriksakan diri dari
mulai sebelum hamil, selama hamil sampai menjelang persalinan. Dokter
akan melakukan pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan penunjang lainnya.
Dengan melakukan pemeriksaan kehamilan secara berkala, maka gangguan
kehamilan seperti anemia pada ibu hamil ataupun gangguan-gangguan lain
yang dapat membahayakan ibu dan janin dapat dideteksi sejak dini.
2. Konsumsi makanan tinggi zat besi yang cukup
Zat besi memiliki
peranan penting selama kehamilan, khususnya pada pasien dengan anemia.
Zat besi bisa didapatkan dari makanan yang mengandung zat besi tinggi
seperti daging, kacang-kacangan, sayuran dan buah.
3. Konsumsi asam folat
Asam folat dapat
mudah ditemukan pada makanan seperti Jeruk, pisang dan sayur-sayuran.
Selain itu, asam folat juga bisa didapatkan dari suplemen asam folat
yang diberikan oleh dokter dalam bentuk tablet dan dapat dikonsumsi
sebelum kehamilan.
4. Konsumsi Vitamin B12 dan Vitamin C
Vitamin B12 dan
Vitamin C memiliki peran penting dalam meningkatkan kadar zat besi dan
sel darah merah dalam tubuh. Vitamin-vitamin tersebut dapat ditemukan
pada susu dan makanan lain seperti jeruk dan lainnya. Selain itu,
vitamin tersebut juga dapat ditemukan pada suplemen vitamin tambahan.
5. Menilai kondisi dan gejala
Jika anda memiliki
gejala yang berhubungan dengan anemia seperti mudah lelah, pucat pada
kelopak mata, ujung jari dan wajah, Anda dianjurkan untuk segera
memeriksakan diri kedokter. Dengan melakukan pemeriksaan sejak dini maka
akan diketahui apakah kondisi tersebut berkaitan dengan anemia atau
penyakit lainnya.
Dengan melakukan tindakan yang tepat,
ibu hamil dapat memiliki nilai darah merah atau hemoglobin yang normal,
sehingga dapat menjaga kondisi ibu dan janin tetap sehat dan kuat
sehingga tidak mudah terkena infeksi, bahkan mampu menurunkan risiko
kematian. Anemia pada ibu hamil dapat dicegah apabila dapat dideteksi
sejak dini sehingga tidak akan terjadi komplikasi lanjutan. Oleh karena
itu, perlu adanya dukungan yang baik dari ibu, keluarga dan tenaga
kesehatan dalam mencegah terjadinya anemia pada ibu hamil sehingga dapat
menjaga kondisi ibu dan janin agar tetap sehat. Karena kondisi ibu dan
janin yang sehat berpengaruh terhadap kualitas hidup ibu dan janin
dimasa mendatang.
